Cuma Weblog Entah-entahan

Perkembangan Kampung Ane…

Lanjutan dari artikel sebelumnya…. Bentrok antara dua suku besar di Lampung Selatan.  Saya benar-benar khawatir masalah ini meluas.  Masalah ini sempat menyentuh isu SARA…

Simpang siur berita yang Saya dapat di Internet soal penyebabnya. Yang jelas kerusuhan antar kampung itu memang ada. Dari info yang Saya dapat dari Keluarga disana, masalahnya diawali dengan permasalahan antar pemuda di tempat pesta, berlanjut ke tawuran antar kampung, berlanjut lagi kekisruhan antar suku.

Terlepas dari penyebab sebenarnya, Saya berharap kedua kelompok bisa kembali akur. Karena selama ini mereka hidup akur, berdampingan, Tanpa memandang perbedaan satu sama lain.

Menurut penerawangan Om Idog sih, Penyebab Utama kisruh ini adalah MIRAS. Karena (kalo emang benar) masalah awalnya datang dari tempat pesta, hampir bisa dipastikan pemuda-pemuda yang terlibat sedang dibawah pengaruh minuman.

Karena dari pengalaman om Idog, berkali-kali om Idog berkumpul ditempat pesta bersama rekan-rekan om Idog, selalu di situ tersedia minuman keras. Tentunya tidak terang-terangan.

Di Kampung Saya sendiri, wanita/anak2/Manulanya sudah diungsikan, sementara yang lelaki dewasa berjaga-jaga di Kampung. Takut ada serangan ke kampung Saya, yang sebenarnya tidak terlibat. Tapi karena kasusnya sudah menyentuh Isu Suku dan Ras, jadilah dua suku yang terlibat diungsikan. Khawatir keksruhan benar-benar mencapai tingkat “anti-suku’.

Bahkan sempat terjadi sweeping oleh siswa sekolah dari salah satu suku kepada suku yang lain. (Weleh!!.. Jauh-jauh ke sekolah cuma untuk sweeping temannya sendiri??)

Sempat juga ada kabar bahwa akan ada pengusiran salah satu suku yang bertikai jika masalah ini membesar. Karena sepertinya, masalah ini bukan masalah yang hanya disebabkan oleh perseteruan dua kelompok pemuda. Lebih dari itu, ini adalah klimaks dari kemarahan satu suku dimana mereka menganggap suku yang lain sudah kelewatan. Terutama dalam menyikapi masalah-masalah keributan kecil yang selalu berujung ketegangan antar kampung. Khusunya 3-4 tahun terakhir.

Itulah kenapa kasus ini sampai menyentuh isu SARA. Untuk masalah anak muda, itu hanya bagian-bagian kecilnya saja yang dikumpulkan.

Kec. Sidomulyo sendiri masih berstatus Siaga 1. Menyusul tindakan salah satu kelompok warga yang menyerang dan membumi hanguskan sebuah kampung disana. Tidak kurang dari 40 rumah dibakar, tapi masih belum tau korban jiwanya (mudah-mudahan tidak ada).

Untuk perkembangannya, Kedua belah pihak dikabarkan sudah urun rembug. Sudah bersepakat untuk damai. Tapi baru sebatas kalangan atas, masih diusahakan untuk sampai pada kalangan bawah. Sehingga kedamaian bisa tercapai antara kedua belah pihak keseluruhan.

Warga yang mengungsi masih berada di pengungsian. Menunggu kepastian akhir.

Ada sentilan  extra ngawur tentang kasus ini, mungkin kasus ini untuk mengalihkan kasus mesuji. Dimana kasus mesuji sepertinya melibatkan “APARAT” yang mem’backing perusahaan disana.Manajemen konflik. Entahlah…:mrgreen:

Update gambar terakhir yang Saya dapet dari Teman disana.

Penyerangan ini benar-benar tidak terbendung. Bayangkan saja, satu kelompok datang menyerang, secara bergiliran terus datang kelompok lainnya bermaksud melakukan hal yang sama. Beruntung para pelakunya sudah keburu kecape’an dan kesore’an. kalo engga, bisa dilanjut ke kampung lain yang bersuku sama dengan kampung yang diserang.

Malah ada kelompok yang baru datang, ngga kebagian lagi jatah pengrusakan.😀

Ada juga yang baru datang, eh acaranya udah selesai.. Balik lagi…

Mudah-mudahan sepakat yang sudah dicapai bisa meredam emosi kedua belah pihak. Masing-masing bisa kembali berdamai. Mudah-mudahan bermanfaat…

4 responses

  1. Parah

    25 January 2012 at 10:31 pm

  2. Acmad sunamri

    Mudah mudahan kejadian ini menjadi pelajaran bagi suku b***, jgn selalu menganggap suku kitalah paling kompak. ingat… kalo dihitung sdh berapa banyak orang yg mencuri dikampung org b*** dibunuh… mereka sangat kejam dlm menghakimi pencuri yg berasal dari orang kampung (org kampung sebutan mereka utk penduduk asli )

    26 January 2012 at 7:20 pm

    • Pelajaran bagi kedua belah…
      mudah2an ga terjadi lagi. Secara jelas kan pihak B*** sudah meminta maaf, dan sesepuh suku L****** juga sudah memaafkan.
      Udah ye Gan.. jgn marah2 lagi… Sabar…:mrgreen:

      27 January 2012 at 9:42 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s