Cuma Weblog Entah-entahan

Archive for October, 2011

Jalan DeltaMas-Cikarang. #Update

Sekian lama ga berkunjung ke Deltamas, ternyata ada perkembangan mengenai jalan rusak  yang sebelumnya pernah saya bahas (klik  TKP). Jalan ini terdiri dari dua jalur, dengan masing-masing jalur cukup untuk dua kendaraan berjejer. Kalau dulu, kondisi jalan dari Tegal Danas ke Deltamas mulai rusak, tapi masih mungkin untuk dipakai. Sedangkan kondisi jalan sebelahnya (dari DeltaMas menuju Tegal Danas) rusak parah seperti pada foto -foto di artikel sebelumnya. Sehingga hanya satu jalan yang dipakai untuk arus transportasi dari dan menuju Kota DeltaMas.

Sekedar info. Jalan Deltamas-Tegal Danas (nama aslinya=Jl. Tegal Cadas), adalah jalan yang menghubungkan antara Kota Deltamas menuju jalan Kalimalang (tepatnya di desa Tegal danas), dari Kalimalang, akan diteruskan lagi menuju Kawasan Industri Jababeka II. Dari Jababeka II, akan meluas lagi, ke Jababeka I, ke stasiun Lemah Abang, juga ke terminal Cikarang. Untuk lebih jelasnya, silahkan kunjungi TKP.

Kabar baiknya, ruas jalan yang dulu rusak telah diperbaiki. Sementara jalan yang dulu “mulai rusak”, kini “mulai rusak parah” 😀 . Lebih jelasnya, untuk ruas jalan dari Kota DeltaMas menuju Tegal Danas, sudah bagus. Tapi untuk arah sebaliknya, silahkan lihat foto-foto dibawah… 🙂

Jalan yang sudah diperbaiki: (klik untuk lebih jelas)

Jalan yang mulai rusak : (klik untuk lebih jelas)

Setelah satu jalur diperbaiki, jalur lain mulai rusak. Sementara kendaraan makin banyak, makin sibuk, dan makin besar (tonasenya..)

Mudah-mudahan jalan ini segera diperbaiki. Karena padatnya aktifitas di Cikarang memaksa adanya jalur alternatif bagi pengendara (khususnya mobil) untuk lebih cepat mengakses jalur tol. Cikarang udah sumpek tau!! 👿

Mudah-mudahan bermanfaat. Terimakasih.

Advertisements

Ketemu Honda Nova Sonic… #Dijual

Motor Alay gan!!.. 😀

Akhirnya ketemu juga dengan motor langka satu ini. Honda Nova Sonic, alias CS1 versi ayago. Agak kaget juga, kirain Satria FU atau suzuki RKCool. (more…)


Bye-Bye Marco :-(

(more…)


SOHC=Win Win Solution?

Bebeknya aja 5 Speed...

Memperhatikan blog Om IwanBanaran mengenai langkah Honda tentang jagoan 150cc barunya yang mulai terang, sepertinya SOHC adalah yang paling tepat. Selain menyelamatkan CBR 150 dan NMP (jika dibandrol H2H dengan Vixie), juga mempertahankan persaingan sehat antara dua ATPM terbesar di Indonesia ini.

Masih ingat kan dimasa jaya MegaPro dan Tiger, YMKI nekad menceburkan mesin R125 upgrade 150cc untuk membendung langkah Honda. Langkah Out Of The Box yang ternyata manjur. Untuk Supra X 125, YMKI menurunkan MX berbasis mesin R125 yang meskipun dicabut giginya tapi diperbesar ruang bakarnya (bayangin dah sendawa’nya 😀 ). Walau tidak semanjur Vixie, tapi cukup untuk membentuk image produsen motor kencang yang murah tapi tidak murahan. Langkah yang membuat Honda sangat hati-hati dalam menetaskan produk baru…

Butuh waktu lima tahunan bagi Honda untuk mulai meladeni perang syaraf yang ditabuh YMKI. Ngomong-ngomong, terimakasih buat YMKI yang sudah memulai era motor hi-tech.

Kembali ke 150cc trellis. Dengan SOHC, akan “lebih mudah” bagi YMKI untuk mengimbangi jagoan baru Honda ini.Tidak terlalu banyak ubahan yang dilakukan tentunya…  Efeknya, akan tercipta segment baru yang pastinya menguntungkan konsumen. Tidak melulu di sekitar NMP vs Vixie (Byson kemana?? lagi sibuk memamerkan otot “macho”nya 🙂 ).

Nah… dengan hadirnya lawan vixie, diharapkan Byson bisa lebih jantan menghadapi NMP. Jangan tampang doank ganteng. Giliran tempur, Vixie vixie juga yang ngeladenin NMP… :mrgreen:

Kalau boleh berharap, speknya begini:

SOHC, Liquid Cooler, 6 Speed (kalo lima, ngelirik CS1), dasar mesin CBR150, trellis, RDB, Body harus lebih macho dari Byson (tapi jok penumpang tetep friendly use ya..), dan yang terpenting harganya pepetin ke Vixie.

Dasar mesin juga jangan bergeser dari CBR150, kenapa? karena dengan dasar mesin yang sama, diharapkan tetap bisa ditempel kepala DOHC dari CBR. Mirip dengan kasus ditempelnya DOHC CBR150 ke kepala CS1. Nah.. buat tuner-tuner bangsa… silahkan mengembara di belantara mesin-mesin hi-tech.

Entah kenapa ada aura-aura optimis akan kehadiran 150cc Trellis ini… Begitulah pendapat om Idog untuk trellis 150cc Honda.

Mudah-mudahan bermanfaat..


RX-King 2004 #Dijual

Plat No sdh diganti...

Ada titipan teman. siapa tau ada yang minat.

Hanya untuk Pembeli Serius.

Langsung ke TKP Gan!!

Mudah-mudahan bermanfaat…


Silahkan Bicara Safety disini…

Yang ngerekam bisa ga kena Tilang ya??… padahal termasuk melakukan kegiatan sambil berkendara, yang berpotensi membahayakan. Sama dengan menelpon. Mengurangi konsentrasi… :mrgreen:


Matic Macho Honda Ruckus

Sumber

Beberapa waktu lalu Om idog menulis tentang skutik  macho Yamaha Zuma alias BWs. Tampilannya Garang, dengan mesin 125 cc 4tak, tersedia juga 2tak 50cc. Seandainya Yamaha menerbitkannya disini, tentu akan jadi Matic Macho pertama di Indonesia, dan sesuai dengan taglinenya “Semakin Didepan”. Tapi sayang Yamaha enggan. Dengan akan terbitnya Yamaha Fino dan upgrade motor yang ada, berharaplah Honda melanjutkan ambisi menggerojok pasar motor Indonesia dengan produk baru dan berbeda dari produk biasanya… (Mungkinkah…??)

Sedikit adalah Kelebihan... 😀

Bicara soal matic macho, ada yang namanya Honda Zoomer alias Honda Ruckus. Tampilannya juga garang. Desain minimalis, tanki BBM di depan, ban gambot, stang lebar. Sesuailah untuk jiwa muda nan aktif. Dan yang paling asyik, pemakaian plastiknya juga minimalis. Jadi Skutik satu ini boleh di sebut…. Kuda Besi. Yang lain masih menyandang Kuda Plastik…. :mrgreen:

Meskipun isi silinder hanya 50cc, dengan tenaga 4,0 HP @7500 rpm dan torsi 4,5Nm @5000 rpm, tapi diimbangi dengan  berat motor hanya 84 kg. Jangan berharap bisa beralay-ria dengan motor ini, karena desain minimalisnya hanya menyediakan satu penunggang saja, alias single seat. Sehingga penempatan mesin 50cc sudah cukup… 😀

Dengan segala yang minimalis, sesuailah kalau Honda menyebutnya : Less Is More… :mrgreen:

Mungkinkah Honda menerbitkan skutik ini di Indonesia?? Sepertinya tidak. Tapi masih boleh berharap 🙂 . Kenapa tidak? Motor ini dirancang untuk gaya, sedangkan ATPM  sepertinya masih memandang bahwa di Indonesia, motor dengan cc kecil adalah pasar yang mengutamakan kebutuhan, bukan gaya… Dan di Indonesia, motor gaya adalah motor yang bukan motor bebek. Apalagi Matic.

Kalau masuk di Indonesia… Berapa ya harganya?? Kalau info dari websitenya sih $2499.00. Nyaris menyentuh harga Tiger2000. :mrgreen:

Yang pengen cuci mata, bolehlah sambangi website galeri Honda Ruckus. Siapa tahu, semakin banyak klik berasal dari Indonesia, semakin tertarik Honda untuk menelurkannya. 😀

Bawah joknya buat skateboard kali ya???....

Jadi teringat masa-masa Yamaha Mio diubah jadi Matic Low ride. Ban gambot, wheelbase panjang, stang lebar.

Spesifikasi:

Ruang Mesin : 49cc Liquid cooled, Silinder tunggal, 4tak.

Pengabutan   : 15mm CV carburetor with automatic choke

Pengapian      : CDI

Transmisi       : V-Matic belt drive

Peredam Kejut: Depan, Twin-downtube fork; 2.2 inches travel

: Belakang, Single shock; 2.6 inches travel

Rem                 : Depan, Tromol

: Belakang, Tromol

Ban                   : Depan, 120/90-10

: Belakang, 130/50-10

Jarak sumbu : 49.8 inches

Tinggi jok       : 28.9 inches

Berat                : 84Kg

Kapasitas Tanki :  4,8Liter

Konsumsi BBM : 114MPG (kira-kira: 50Km/Liter) dalam keadaan standar.

 

Mudah-mudahan bermanfaat…..