Cuma Weblog Entah-entahan

Archive for January, 2010

Merokok adalah HAM

Lagi asik nyantai naik motor, tiba-tiba datang gumpalan abu rokok bersama baranya. Wuihhh…, ga pake perasaan tuh orang. Ga tau apa kalo keselamatan gua barusan terancam!?..

Coba kalo tuh abu yang lagi nyala kena di mata, kena kulit aja udah ganggu konsentrasi gua, apalagi di mata. Lagian kenapa juga tuh perokok buang abu sembarangan? Emang dimobilnya ga ada asbak? Kalo ga ada, mestinya jangan dibuang. Isep sampe abis jangan ada sisa, biar orang lain ga keganggu.

Jadi inget ama temen. Lagi mo nunggang motor, udah di nyalain, tinggal nunggu dia naik, berangkat. Tapi kok lama ya??? Pas gua cek, ternyata dia lagi sibuk nyalain rokok.

Klik, ceklek. Motor gua matiin, standar gua pasang, terus gua bilang “kalo mo ngerokok, ngerokok aja dulu deh, kalo dah selesai, baru berangkat.”

“Emang knapa sih??” nanya balik dia.

“kalo mo ngerokok, jangan naik motor. Karena mengganggu pengendara yang lain!!” lagak gua.

Cerita diatas nyata, tapi memang tidak terlalu penting. Yang terpenting, bagaiman kita bersikap untuk tidak mengganggu Hak orang lain.

Merokok memang POLEMIK. Satu sisi dianggap sebagai Hak Azasi, tapi disisi lain mengganggu Hak Azasi orang lain. Pilih mana?

Entah sensasi apa yang dinikmati seorang perokok, yang jelas, mereka (sebagian) merasa tidak hidup tanpa rokok. Status rokok itu sendiri tidak jelas, halal atau haram (katanya sih Makruh yang mendekati Haram). Padahal dari sisi manapun kecuali Produsen, tidak ada manfaatnya sama sekali (ada yang tidak setuju??). Bukankah seharusnya bisa jadi Haram?

Padahal kerugian merokok tidak sebatas kesehatan. Tapi juga berefek pada Ekonomi dan Politik dunia.

Faktanya adalah:

  1. Total penduduk dunia 6.5 Milyar.
  2. Total Muslim dunia 1.3 Milyar.
  3. Total perokok di dunia 1.15 Milyar.
  4. Total Muslim yang merokok tidak kurang dari : 400 juta orang dan 140 juta orang adalah kaum Muslimin di Indonesia.
  5. Produser rokok terbesar di dunia adalah Phillip Morris.
  6. Donasi Phillip Morris kepada Israel adalah 12% dari profit yang mereka raih.
  7. Kalau kaum Muslimin yang merokok menghabiskan satu bungkus/hari, berarti mereka membakar 400 juta bungkus rokok/hari.
  8. Kalau harga rokok rata-rata $ 1.00/bungkus, berarti konsumsi mereka untuk rokok $ 400 juta/hari
  9. Kalau 50% kaum Muslimin yang merokok membeli produk Philip Morris, berarti mereka menghisap 200 juta bungkus rokok produk Philip Morris/hari.
  10. Total dana kaum Muslim yang masuk ke Morris sekitar $200 juta/hari
  11. Rata-rata keuntungan rokok produk Philip Morris : 10% /bungkus
  12. Berarti profit Philip Morris dari belanja rokok kaum Muslimin $ 20 juta/hari
  13. Dengan demikian, kamu Muslim yang merokok menyumbang ke Israel $ 2.4 juta/hari dan $ 28.8 juta/tahun atau $ 288 juta/10 tahun.

dikutip dari: eramuslim

(Kalau dalam Rupiah berapa ya??)

Dan PT. HM Sampoerna, kini menjadi salah satu perusahaan milik Philip Morris.

Wah.. luas sekali jangkauan kaum Yahudi menguasai dunia. Dan kita menjadi pendukung mereka tanpa sadar.

Kita keluar dari fakta diatas. Karena fakta tersebut hanya penyegar tulisan ini.

Merokok memang Hak bagi perokok. Tapi jika mengganggu Hak orang lain, akankah Hak kita akan tetap kita ambil? Adakah kerugian kecil ataupun besar yang ditimbulkan dari tidak merokok?

Merokok tidak dilarang, tapi diarahkan. Jadi ikutilah arahan itu.

Yang terbaik adalah, jangan merokok ditempat umum, jangan buang abu rokok sembarangan terutama jendela mobil, tidak merokok sambil berkendara, dan lain-lain….

Satu lagi, abu rokok yang dibuang saat berkendara, mengikutkan bara api. Bara api inilah yang bisa berakibat fatal bagi pengendara lain. Mari kita galakkan,

“TIDAK MEROKOK DIKENDARAAN”

Advertisements

Pak Harto dan Gus Dur

Dua Yang Awal Dan Akhir Di 2009

H.M. Soeharto Wafat

Awal tahun 2009, tepatnya tanggal 27 Januari, pukul 13:09 wib, bertempat di RS Pusat Pertamina Jakarta Selatan, mantan orang no. 1 Indonesia meninggal dunia.

Siti Hardiyanti Rukmana atas nama keluarga H.M.Soeharto. melakukan Konferensi Pers tepat pukul. 13.40wib.

H.M. Soeharto wafat pada usia 87 tahun (lahir di Kemusuk, Argomulyo, Yogyakarta pada 8 Juni 1921), setelah dirawat selama 24 hari di RS Pusat Pertamina Jakarta Selatan akibat kegagalan multi organ yg di deritanya.

masih teringat jelas, meskipun banyak masyarakat Indonesia ingin pak Harto diadili, tetapi yang mencintainya dan mendukungnya juga tak kalah banyak. Sang Jenderal tersenyum pergi diiringi do’a (hampir) seluruh anak Bangsa.

K.H. Abdurrahman Wahid Wafat

Di akhir 2009 ini, K.H. Abdurrahman Wahid atau yang biasa dipanggil Gus Dur wafat. Mantan presiden keempat Indonesia ini wafat di RSCM Jakarta, pada tanggal 30 Desember 2009, pukul 18:45 wib, Setelah dirawat beberapa hari di RSCM.

Bapak Pluralisme  ini lahir di Jombang, Jawa Timur, 7 September 1940 (69 tahun).

Meskipun tokoh yang kontroversial, Gus Dur adalah orang yang dekat dengan kaum minoritas dan rakyat kecil. Bahkan tercetus usulan agar Gus Dur mendapat gelar bapak Tiong Hoa Indonesia. Itu tdk berlebihan, mengingat jasa Gus Dur yang menjadikan Kong Hu Cu sebagai salah satu agama resmi di Indonesia, bahkan hari raya Imlek adalah hari libur nasional.

Yang datang berziarah dan mendo’akan Gus Dur pun sampai saat ini (4 januari 2010) masih ramai. Sampai-sampai tanah makamnya  pun di jumput oleh beberapa peziarah, karena dianggap mengandung Berkah dan Tuah.

Polemik.

Muncul usulan agar Alm Gus Dur mendapat gelar pahlawan seperti yang pernah diusulkan juga untuk Alm pak Harto.

Hari ini DPR membahas tentang kelayakan Alm Gus Dur menyandang gelar Pahlawan, dan gelar pahlawan untuk Alm pak Harto pun mencuat kembali.

Pahlawan ataupun bukan, keduanya adalah bapak bangsa ini, bangsa Indonesia. Mudah-mudahan mereka mendapat ampunan dari Allah SWT,  mereka adalah manusia biasa yang tentu tidak sempurna.

tulisan ini dibuat sbg usaha awal belajar nge’BLOG’




Halo dunia!

Yuk, bikin Nasi Goreng kambing (untuk 1 porsi)

Bahan:

Nasi (1 piring), Daging Kambing dipotong dadu (100 Gram),

Bumbu:

Bawang putih, Bawang Merah, cabe, garam, lada halus, ketumbar, kunyit, Jahe.

Bahan lain:

Minyak Goreng, Mentega, Kecap Manis.

Buat bumbu:

  1. Haluskan bawang merah & bawang putih @3 butir, dan cabe (sesuai selera), kemudian goreng dengan sesendok minyak hingga matang dan angkat.
  2. Haluskan bawang merah & bawang putih @2 butir, ketumbar 15 butir, kunyit 1 cm2, jahe 2 cm2.

Cara buat:

  1. Masak bumbu no. 2 dengan 11/2 sendok minyak dan 1/2 sendok mentega, tambahkan garam secukupnya.
  2. Setelah setengah matang, masukkan daging kambing. Aduk-aduk hingga daging kambing matang (gunakan api sedang).
  3. Jika pakai telur, masukkan telur kocok setelah daging matang kemudian aduk merata.
  4. Setelah telur matang, masukkan bumbu no. 1 yang telah dimasak (minyak yang ada di bumbu jangan diikutkan)
  5. Aduk-aduk hingga rata sambil ditaburi lada halus secukupnya (jika suka penyedap rasa, tambahkan saja)
  6. Kalau pakai sayuran, masukkan sayuran, kemudian masukkan nasi.
  7. Tambahkan kecap.
  8. Anda sudah selesai memasak. Jangan lupa mencicipi, kalau kurang garam jangan salahkan saya.

Saran Penyajian:

TIDAK ADA. Sajikan sesuai selera anda.